Tubuh yang kukenal itu terbujur… di ruang isolasi ICU….
Selang ventilator tertancap di lehermu yang di trakeostomi..
Otak pandai itu terus berfikir, Kenapa aku? Lumpuhkah aku?
Tekanan darahmu terus bergejolak, air mata mengalir disudut matamu…
Sahabat… ketika badan ini tak kuasa melawan penyakit, apalah kita ini?
Predikat dokter bedah mulut yang hebat dan berbakat…
Ilmuwan yang pandai, idealis dan berkomitmen…
Tak mampu melawan virus dengue keparat… yang menyerangmu…
Akhirnya …hanya berpasrah pada yang kuasa Sang pencipta
Yang bisa kau lakukan… karena…Kita ini… bukan apa-apa…
Kita hanya makhluk lemah terbungkus raga bernama manusia…
Ketika amanah berupa tangan kaki, ilmu, mata dan tubuh ini di lemahkan..
Kita hanya seonggok daging yang tak berdaya… meski jiwa masih menggayut…
Kumohon Tuhanku yang baik…
Berilah kami keberdayaan melawan virus dengue ..
Sudah terlalu banyak korban berjatuhan…
anak2 kami, sahabat2 kami, suami-istri kami….
dan sahabatku calon pemimpin masa depan… itupun terkapar…
Dari engkau datangnya penyakit….
ilmu kami yang sedikit tak cukup untuk memahami semuanya…
Kehadiratmu kubermohon ya Allah sembuhkanlah sahabatku seperjuangan…
Dr. Asep Jajuli Arwana SpBM (Jay) yang sedang terbaring lemah di ICU RSHS Bandung

Love always…
Aguy, Evoy, Mbak As, Jay…???