Mohon kesediaan dan masukan dari teman2, alasan takut/enggan ke dokter gigi. Tolong di baca dan ditulis nomernya kecuali ada tambahan lain, silahkan di tambahkan.
1. Takut mendengar kata suntik, cabut, suara mendengung; kapan anda berpendapat tentang hal tersebut, di masa kanak2, remaja or setelah baca, nonton tv, diancam ortu, melihat contoh?
2. Takut tertular penyakit, tidak yakin akan sterilitas alat dan ke amanan bahan2 yang di pakai
3. Takut biayanya membuat kantong kobol2 mahal, apa saran anda?
4. Takut sama dokternya soalnya muanis jutek, serem, pake baju putih, pake masker, tidak ramah. ngangeni
5. takut sama ruangannya dan alat2nya seperti tukang.
6. Tidak takut/bermasalah dengan dokter gigi maupun perawatan gigi
Selain yang di atas, pendapat atau persepsi anda mengenai dokter gigi adalah ……
Catatan : Jawaban boleh lebih dr satu asal jujur misalnya : 1,2,3,4,5 plus dokter gigi adalah monsterrrrrr or 6 plus dokter gigi adalah pahlawanku bikin aku PD.
Terimakasih yang sebesar2nya atas partisipasinya, semoga bermanfaat untuk bahan introspeksi kami.








Numpang nimbrung nih Mbak…
Format menjawabnya bagaimana dulu ini? Masih belum faham… Ketik Evy[spasi]alasan[nomer_alasan] atau bagaimana? Kirim ke mana? ^_^
.
3.Saran : dokter gigi bisa nggak bikin kerjasama dengan perusahaan besar, supaya karyawan kalo ke dokter gigi, udah ga pake bayar lagi?
6.Sebenarnya tidak bermasalah dengan dokter Gigi manapun, cuma kalau bisa yang profesionalitasnya sudah teruji. Misal atas referensi banyak orang…
Dulu seumur 20 – 30 th males banget ke dr Gigi karena sebel ndengerin bunyi bor nya and geternya ke gigi , terasa ngilu banget . .
)
juga ngebayang sakitnya kalau perlu di suntik ,,
tetapi ,, sekarang udah nggak begitu amat , bila ke dokter yang pergi aja . nunggu panggilan di ruang tunggu . and duduk manis kalau dokternya lagi kerjaaa..
)
Numpang ngisi form, siapa tau ada doorprize-nya….
Sebenarnya nggak takut sama dokter gigi. Tapi pernah punya pengalaman buruk sama drg. Itu kejadiannya 6 tahun yang lalu. Nggak usah diceritain ya mbak ? Nggak enak, nanti dibilang menyudutkan profesi tertentu. (sesama profesi dilarang saling mendahului
)
Sejak itu, perlu 2 tahun lebih bagi saya untuk kembali lagi periksa ke dokter gigi secara rutin. Ada semacam phobia sama dokter gigi. Tapi sampai sekarang phobia itu sudah hilang. Dan sudah rutin ke drg. Setahun biasanya minimal 2 kali.
Numpang nimbrung nih Mbak…
Sorry OOT..
Boss Besar Wadehel bikin tulisan bagus tentang survey Mbak, coba lihat di http://panduan.wordpress.com
Salam…
Bu Dok bisa ga pilihan surveynya ditambah lagi sebel sama dokternya yang jutek
3. Takut biayanya membuat kantong kobol2 mahal, apa saran anda?
heran euy, dari jaman saya blom punya anak sampai bisa bikin, eh, punya anak, bayangan saya kalo ke dok-gi itu mahal. dan, ternyata iya. :d. yg bikin mahal tuh sebenernya apa ya? apa krn peralatannya, obat2annya, bahan2 penambalnya, uang kuliahnya? atau krn harus berbalik-balik jadinya mahal? ada temen yg punya dok-gi langganan biayanya murah tapi katanya tembelannya gak tahan lama. halah, harusnya gimana ya biar murah atau terjangkaulah tapi tahan lama. terima kasih. maaf kalau ada salah-salah kata.
@Danu
Terimakasih sudah mengisi… ya coba nanti sy sampaikan kepada yg berwenang
aku menghindari pemeriksaan gigi sebetulnya terutama karena takut gigi di-bor dan disuntik. kalau mengenai dokternya sih … biasa ajah. salah satu pamanku adalah seorang dokter gigi, jadi ya biasa aja karena mengerti kalau dokter gigi juga manusia.
@Kikie
Kenapa kok takut? trauma ya?
dokter gigi adalah dokter gigi idaman hanya jika ia memperlakukan pasiennya seperti pacarnya sendiri yang baru dipacarinya. ini bikin pasien betah dan kembali datang dan datang lagi
@Maiden
wadoow…ntar banyak pacar gawaat repot klo dateng terus ga mau pulang gimana?
1. Takut biayanya mahal
Saran : Bisa gak ya, kalau di ruang praktek dokter itu tertera rincian biaya, setidaknya perkiraan. (Kaya daftar menu di warungmakan gitu lho bu). Misal nih :
- Cabut Gigi Anak : 50.000/ Dewasa : Rp 75.000
- Pembersihan Karang Gigi : 100.000
- Konsultasi : 50.000
Kan, kalau ada rincian biaya begitu, kita sebagai pasien bisa mikir ulang bu, mau berobat atau nahan sakit karena gak cukup duit.
(Kadang aku kok merasa, dokter itu seperti malaikat pencabut ‘nyawa dompet’ hiks..)
2. Dulu waktu masih smp, pernah cabut gigi di puskesmas, sampai 3 kali nyuntikin obat bius di gusi
salam perkenalan ..
@spexmorm
salaman dulu
halo mba evy.
Yuhu… blogwalking…
Maaf gak ikutan survey hihihihihi… *kabuuuur*
1. kecil ga takut bu…
mainannya kecil kan scaple, jarum suntik, mengenjuss, ngambil
darah, ups! ga nyambung yak?
kecil ga takut kok bu kalo ke dokter gigi
cuman, ni gusi rasanya senit2 kalo bau senyawa2 kimia di
ruang praktek dokter gigi, menyengat banget bu
2. engga kok… kecil percyaa ma alat2 yang dipake… pastinya
seorang dokter faham bahwa sterilitas itu sangat penting
3. iya c bu, kok kalo ke dokter gigi biayanya mahal banget ya bu?
buat kantung mahasiswa aja kurang
apalagi buat kantung siswa?
4. kalo dokternya cakep… hehe,, ini ni bu yang bikin tiba2
sembuh n ga sakit lagi… tapi begitu sampe rumah.. ee, lah kok
sakit lagi… lha pulangna ga sama dokterna je bu…
5.
Hi mba Evy,
Dulu saya paling suka kL gigiQu mau copot soalnya itu tandanya mau menjadi orang dewasa. Selain itu memang sudah menjadi kebiasaanQu suka memainkan gigi yang mau copot hingga akhirnya copot sendiri. Jadi ga’ perlu ke dokter deh!
Terus kalaupun ke dokter gigi-waktu kecil di Arab-enaknya disemprot (bukan disuntik) obat bius. Tapi semenjak pulang ke Indonesia (atau karen setelah gede’ yah) kalo mau copot gigi, disuntik dulu.
1. Ya saya memang takut disuntik.
5. Suka bermasalah dengan dokter giginya. Terkadang ada yang tidak cocok dengan saya soalnya beberapa dokter gigi langganan keluarga-yang sudah memegang surat izin praktek di klinik sendiri-bertindak seperti layaknya dokter gigi yang kurang profesional. Sebab mereka malah balik bertanya kepada pasien “gigi mana yang mau dicabut!” bukannya mereka yang memutuskan sendiri dalam kasus kerusakan syaraf gigi. Adapula dokter gigi cewek yang segan-segan untuk mencabut gigi pasien.
Yah…Lucu-lucu heran gitu, bu!
Pertanyaan: Sebenarnya ada ga’ bu obat bius yang disemprot untuk orang dewasa? Kalau ada, berarti pasien tidak perlu trauma lagi dokter gigi!
mba’ … gak ramah ya gak sama dengan takut …
hasil survey tertinggi kok mahal ya? …
klo saya sih cenderung
6. Tidak takut/bermasalah dengan dokter gigi maupun perawatan gigi
kenapa… karena selama ini dokter gigi yang saya kunjungi itu most of them are female dentist… cakep-cakep lagi… jadi mo diapa-apain ya… ngerasa nggak takut or ngeri…
cuma…
yg bikin males ke dokter gigi itu adalah karena malu…
malu gitu loh, di depan mbak-mbak dokter gigi yang rata-rata cakep itu ketauan klo gigiku berlubang… iiiih… maluuuuu
btw mbak evy ini alumni smanti malang yo??? just menerka nerka aja…
kalau simbah dari kecil kedokter kalau mau mati aja, kalau cuman kejang-kejang2 masih tetep kedukun,,,takutnya simbah semakin sering kedokter semakin tau banyak penyakit di diri simbah dan menjadi keanduan hehe
salam kenal….
Bu Dokter EVy numpang nimbrung ya….
kenapa takut ke dokter gigi ?
sebenarnya ga takut cuma aku itu orang nya rada parno jadi kalo sesuatu itu dipikirin berjuta kali baru ambil keputusan….
alasan utama males ke dokter gigi sebenarnya karena ga punya referensi dokter gigi yang bagus, baek, profesional dan cakep he..he..he… trus biayanya lumayan bikin kantong tipis
7. Malu sama bu dokternya yang manis soale giginya kuning
Mungkin faktor biaya yang masih menjadikan orang enggan ke dokter gigi, kalau di daerah saya, dulu pernah lihat orang-orang tua menggunakan semacam daun (“nginang” dalam bahasa jawa) untuk merawat giginya.Dan saya pernah lihat sendiri ada yang menggosok pakai arang kayu yang hitam itu ke giginya pakai tangan seolah sedang menggosok gigi, dan ini dilakukan setiap hari, kata orang tua itu untuk merawat. Ini mungkin contoh pada jaman dulu tentang merawat gigi, karena alasan biaya yang mahal atau faktor-faktor yang lain seperti yang disebutkan di atas….
Nga’ takut sama semua itu bu walaupun gigi saya tidak 100% bagus dan juga ada sedikit masalah kesehatan tapi saya sangat jarang ke dokter gigi. Mungkin karena malas atau belum menemukan dokter gigi yang ayu tur ngangeni
Kalau dulu hanya yang nomer satu, sekarang, juga nomer enam. Bukan karena takut, tapi emang kantong memang sudah bobol
!
alhamdulillah ga pernah sakit gigi.
lebih baik mencegah.
takut semuanya kecuali 8 dan yang no.4 ini kalau bu dokter yang nyabutin
saya bayar 140 ribu untuk perawatan di Drg pasca lepas kawat gigi. hilang lah semua karangkuuu! hanya dalam waktu 15 menit…
hohoho…
bahagianya gigi-ku
maap OOT.
btw, seumur hidup ke dokter gigi baru kemaren itu (selain cabut gigi (untuk persiapan mengawat gigi) dan urusan kawat-gigi laennya)
halo mbak salam kenal
saya terdampar disini saat googling mengenai biaya cabut gigi. sabtu besok saya akan cabut gigi bagian atas. dah lama gak cabut gigi mbak jadi lumayan deg2an deh. apalagi mengingat kasus kematian salah seorang pelawak kita yg meninggal setelah cabut gigi. mbak minta sarannya donk. makasih ya mbak.
oh iya mo ikutan jawab ya mbak
saya trauma sama dokter gigi yg galak. udah tau lagi sakit gigi, bukannya pelan2 ini malah kita dimarahin. selain itu ngilu denger suara bor. dan suka parno sama biaya yg ditetapkan.
salam kenal mbak dr dani..
saya sudah selesai operasi karena ada tumor di gusi sebelah kanan namun sekarang ini sudah berjalan 7 bulan kami mau pasang gigi palsu yang bagus dan kalau bisa mirip seperti yang lalu bagaiman yah caranya
apakah perlu ditanam gigi palsunya..
atau bentuk cetakan gigi palsunya karena kata salah satu dokter yang sudah kami datangi beliau menyampaikan sudah tidak bisa lagi menggunakan pemasangan gigi palsu dengan cara ditanam tapi bisanya yang dilepas…demikian mbak…
soal biaya ndak masalah mbak…
salam mbak
saya lagi sakit gigi nih
waduuh lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi
mo k DRG lagi bokek….
waduuh………….
aduh. udah lama gak sakit gigi neh
Dokternya sih gak takut. Biasanya dokter gigi kan cakep :halah:
Malesnya waktu bayar aja! *seandainya ada asuransi kesehatan gigi*
Terakhir ke dokter gigi 9 tahun yang lalu, alhasil setelah diperiksa gigi saya lubang 13 lebih.Menyesal dech, napa dari dulu ndak rutin periksa.
Padahal Kalo cari dokternya yang bagus pasti cabut giginya ndak sakit.
Jawaban survei : 1,4
saya ga suka ke dokter gigi karenaaaaa ga suka denger alatnya lagian takut sakit.. apalagi kalo nmabal tuhh lama banget…hehehehehe
tapi entah knapa saya masuk ke jurusan dokter gigi… saya yakin ini jalan saya untuk jadi doketr gigi yg bisa bikin org tersenyum.. tapii masihh lama saya lulus… duhh susahh ya jd dokter gigi harus kuliahh 5 ytaon..blumm specialist..huhh….hahahahahah
Saya pribadi belum pernah ‘berurusan’ dg dokter gigi..
Tapi saya pernah mendengar tetangga saya mengeluh soal dokter gigi..
katanya begini:
“Saya mau nyabut gigi di dokter gigi spesialis, tapi mahal banget…
Akhirnya saya pergi ke puskesmas…
Tapi yg saya temui adalah dokter gigi yang ‘jutek’…”
Apakah ‘dokter yg mahal’ berarti dokternya baik…?
dan apakah ‘dokter yg murah’ mesti menampakan wajah yg ‘jutek’….?
*hanya bu dokter yg tahu…
*
Sebenarnya saya ga takut sama dokter, apapun dokternya, kan sama-sama manusia. Yang paling saya takut adalah peralatan kedokterannya.
Saya ikutan …
Alasan saya “takut” ke dokter gigi … (kalau tidak terpaksa)
NOMER : 5 … !!!
terutama mendengar suara “bor” … “ngilu” bangets weiceh … !!!
alasan takut ke dokter gigi ….
takut sama alat2nya trus hasilnya bakal ga sesuai harapan gitu padahal bayarny mahal toh…
Alasan takut ke dokter gigi :
1. Males
2. Mahal
3. Banyak diceramahin
4. Nggak boleh makan sembarangan
5. Harus konsultasi lagi
6. Harus rutin
7. dan lain-lain
Ya nggak……
nomor telpon saya:
085222425729
karena bu dokternya ibu tiri gue…hehehe
kalo aq takut biayanya mahal,.
(
gigi berlubang tuh udah lama, cuman beberapa hari ini saya makan makanan berlemak+bisa bikin panas dalam, akhirnya gigi ada dikit nyeri gitu
tau2 deman tinggi dan sakit gigi , udah makan obat deman tp ga sembuh, keesokan hari saya lsg ke dok penyakit dalam, dengan kondisi deman tinggi + sakit gigi + pipi kanan bengkak, trus dokter akhirnya kasi obat deman, antibiotik, dan anti nyeri.
besoknya deman sembuh tp gigi masi sakit dan + bengkak, sekarang bengkaknya uda dekat2 mata. mata mulai ikut nyut2, malam ini juga saya langsung ke dokter gigi umum, soalnya saya ga tau mau ke dokter gigi bagian apa. tapi doknya cuman kasi obat kumur aja. kata dokter tetap makan antibiotik+anti nyeri dan kumur 2x sehari.
tlg donk …bagusan saya ke dok gigi spesialis mana ya ?? binggung ama dok tadi, cuman kasi obat kumur aja