Miskinnya MORALMU Anak MUDA
Januari 22, 2008 oleh Evy
Membaca puisi karya anak muda berbakat yang satu ini, aku jadi bete ingat dua minggu yang lalu aku bersama sejawat bedah umum bertarung dengan malaikat maut… berjuang di kamar operasi untuk menyelamatkan nyawa seorang ibu… korban tabrak lari…
Siang itu ibu yang sudah janda ditinggal suaminya kawin lagi ini… pulang dari tempat kerja mencari uang untuk anak-anaknya… tiba-tiba wuzzzzzzz… dua orang anak muda persis seperti crita disini menabraknya…trus kabur… tidak seperti cerita disini pasienku masih ada orang yang perduli dan membawanya ke rumah sakit.
Hasil USG limpa pecah, sejawat Bedah melakukan laparotomy tampaklah genangan darah tiga liter di rongga perut, sementara aku sambil berdzikir mengerjakan Intermaxilary fixation dan reduksi serta merangkai kembali rahang bawah yang remuk akibat fraktur tulang terbuka yang darahnya ngucur terus… wadoooh masih ada lagi fraktur pelvis di bagian tulang ekor… Alhamdulillah terimakasih ya Allah pasienku hidup meski.. post op ibu di ICU selama tiga hari, tranfusi 12 labu… akhirnya HB yang tadinya sempet ngedrom sampe 4g/dl naik jadi 10 g/dl.. (kok seperti laporan keadaan mantan presiden ya…hiks siapa perduli sama ibu ini padahal sama-sama sakit dengan beliau) alhamdulillah sembilan hari setelah operasi kami sudah bisa memulangkan ibu ke rumah untuk selanjutnya rawat jalan….
Tapi sang ibu ndak bisa duduk selama sebulan.. ndak bisa makan kecuali cairan selama dua bulan karena rahangnya ku ikat… padahal ibu ini harus menghidupi dua anak2 yang sebesar kalian para bloggers… coba bayangkan kalau ibu yang di tabrak ini ibu kalian???? atau ibu yang kena pisang terbang ini ibu kalian???
Sejak pulang ke indonesia aku bangga melihat anak2 muda pinter-pinter, aku juga bangga sama anak muda yang perduli sesama seperti kalian para blogger, tapi aku prihatin melihat miskinnya moral generasi muda, juga sangat miris melihat kecuekan sepertinya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia seperti gotong royong, sopan santun dan saling menghormati sudah menguap dari negeri ini, entah kenapa mungkin karena pengaruh globalisasi tapi salah adaptasi??
Pengaruh perkembangan teknologi membuat otak mereka berkembang pesat jadi pinter… IQ nya tinggi tapi badan mereka tidak sehat, kebanyakan dari mereka ndak terlalu suka berolah raga, sehingga otot2nya colaps ndak berkembang dengan baik (PQ nya jongkok), mereka juga ndak suka bersosialisasi jadi moral mereka ndak terasah (EQnya ndlosor). Apalagi SQ… belajar agama cuman jadi ritual tanpa pengamalan, Al-Quran atau kitab suci sekedar pajangan di lemari buku, ndak berusaha memahami dan mengkajinya… yang penting sudah kataman entah apa yang dibaca ndak penting…
Belum lagi konsumenisme yang membuat mereka menjadi matre gaya2an…yang dibanggakan itu semua yang sifatnya materi… ajang glamour IDOL2an lebih popular daripada CERDAS CERMAT, Handphone…motor… mobil terkini… menjadi prestige tersendiri…cape deeh…
Sadar atau tidak sebenernya ini adalah suatu penjajahan modern di negeri ini… untuk melemahkan generasi muda Indonesia… negeri kita dijadikan pasar barang2 ciptaan mereka…supaya mereka… klo ga siapa yang beli dong…? Darimana devisa mereka dong? Penjajahan kuno dengan senjata, pesawat tempur dll itu terlalu mahal… dan jauh bawanya ke Indonesia, belum lagi cuaca panas bikin badan mereka keringatan dehidrasi…
Eh tapi klo peralatan perang mereka expired dan biaya menghancurkannya terlalu mahal mungkin saja diciptakan perang2an dengan alasan di buat2 seperti di sono no…, ah tapi mungkin sebagian dari kita akan jadi korban sebagian lagi akan tambah kaya dan siap jadi pemulung, Wallahu alam…
Weleh pagi2 kok ngoceh kaya nenek bawel ya… wis ah aku mau kontrol pasienku dulu, sampe ketemu week end kalau ada yang mau kopdar dan kirim pasen aku baksos di RSU Kediri.
Yang pasti gambaran anak muda memble yang kucritakan di atas bukan kalian pembaca tulisan ini dan para bloggers yang kece2 to?
Love u all anak Muda….
ibu2 STW yang ndeso dan gaptek…








jadi anak muda (moga saya masih muda) itu susah lho bune…
susahnya itu:
1. bingung mau mencontoh siapa (figur idola cuma sinetron)
2. bingung mau jadi apa (cuma mau jadi artis)
3. bingung mau ngapain (cuma nonton tipi kerjanya)
jadi kalo jadi ngga jelas, ya memang susah jadi anak muda kok. mau bikin program sendiri, siapa mau percaya pada anak muda?
halooo mbakyu??? lama tak mampir, pas mampir lagi ngomel ngomel..hehe
setuju ma mas ipul, anak muda sekarang susah…lah d jejali terus sama sinetron sinetron wagu yang ga jelas.
eh baksos d RSU Kediri??kui sekolahku mbiyen lo*halah*
I love you too bu.
Terimakasih dah mengingatkan.
Subhanallah bu, ibu itu selamat …. terima kasih udah diingatkan…. sok jadi anak muda
yah memang begitu adanya bu…
anak muda jaman sekarang ma jaman dulu dah beda banget…
anak muda sekarang kebanyakan nonton bokep
termasuk sayajadi otaknya pada ga beres…Iya Bu, terimakasih atas peringatannya…
Sebagian cerita diatas itu “gw banget”, tinggal unsur bokepnya aja lupa disebut.
Sekali lagi terimakasih atas peringatannya, sekarang saya jadi semangat lagi untuk berkarya
— btw, saran nih buat anda semua yang lebih tua, (baik umur maupun kebijaksanaan) boleh kan? Gini, sebaiknya jangan terlalu sering afirmasi bahwa diri anda gaptek atau ndeso, selain konotasinya ga bagus, saya khawatir pengaruhnya juga kurang bagus.. Menurut saya lebih baik kalau diganti dengan mm… “Wanita yang sudah berumur tapi masih saja seksi dan membuka diri, mau belajar dan mengikuti perkembangan terkini”.
Nah, kalau mantranya seperti itu, biar cuma basa-basi kan tetap memotivasi anak-anak muda, terutama gadis-gadis perawan yang.. *ngelap iler*… udah ah. Kerja lagi.
Terimakasih untuk spacenya.
Mbak, saya juga sedih melihat cara mengendarai mobil atau sepeda motor anak-anak muda sekarang, begitu tidak sabar…..naik ke trotoar, begitu longgar langsung tancap gas……
Mudah2an tulisan mbak Evie mengingatkan mereka.
Bu, eh mbak ding…-saya juga dah punya anak soale…
)
Bukankah persoalan anak muda (terutama remaja) selalu menjadi persoalan dimana2?
Beberapa hari lalu saya liat acara TV ttg bagaimana anak2 muda Jepang yg bertingkah jauh banget dgn semangat Jepang yg terkenal itu. Trus ada juga di “down under” sini, banyak juga yg mempertanyakan bagaimana “remaja-remaja” mereka kurang diberi tanggung jawab sehingga bertingkah seenaknya. Hukum yg spt-nya lemah thd mereka dsb2. Soal peranan ortu dstnya.
Saya pikir ini sptnya adalah masalah global…..
Cuma memang, untuk Indonesia, saya cuma bisa bilang, sudah miskin, ndak punya prestasi eh kok ditambah nggak bertanggung jawab…….( bukan berarti orang kaya boleh berbuat seenaknya loh ya
Yg jelas untuk kasus Indonesia, prestasi anak mudanya turun banget - walaupun ada yg menang olimpiade fisika, biologi, astronomi dsbnya, tapi masa’ Sea Games saja peringkat 4? Mungkin itu yg membedakan dengan negara lain ya? Mereka punya masalah dengan anak mudanya juga, tapi prestasi ya nggak jeblok2 amat……..
wew…postingannya ngenes. abis deskripsinya lengkap banget..
mobil papa saya pernah ditabrak 2 sejoli yang lagi mabuk. orang tuanya sempat marah-marah minta ganti. tapi begitu warga yang menjadi saksi bilang anaknya yang nabrak dan memang lagi mabuk, baru deh diem.
banyak anak muda jaman sekarang yang menyalahi aturan sehingga menyebabkan kerugian pada orang lain..
mudah-mudahan kita tidak menjadi anak muda memble seperti yang ibu ceritakan…
Lam kenal ya bu…
sumpah, bu…saya bakal berusaha setengah mati supaya ndak jadi anak muda memble. cuma kok ya ndak ada yang percaya, gitu…
Kalo saya malah sering jadi korban serudukan, Bu… Pernah sekali sampe di kantor polisi, saya diseruduk anak dua, pake Ninja, STNK sudah kadaluwarsa, tanpa spion, melanggar lampu merah, plus nabrak saya. Habislah mereka diteror di kantor polisi… Sungguh tragis nasib mereka, entah habis berapa tuh buat biaya “persidangan”…
Bukan cuma ibu yang gaptek, SAYA juga GAPTEK … NORAX pula
Wadooh dimanakah dirimu wahai Tuhan?
Ijin langganan tulisannya ya bu…
*kaboor*
Di lingkungan saya, banyak tuh anak-anak SMP yang jangankan SIM, KTP juga pasti belum punya, tapi suka pada konvoi naik motor….

Saya bingung sama orangtuanya juga Bu, saking sayangnya sama anak kali ya?? Jadi minta apa aja dikasih..
Kok jadi curhat????
Mudah-mudahan anak saya nanti gak jadi anak muda memble seperti di cerita ibu…
Well, saya belum pernah ditabrak orang, tetapi menjatuhkan diri sendiri pernah. Entah kenapa, setiap kali ada orang yang hampir tertabrak, saya malah yang jatuh duluan. Sementara si korban hampir mendapat luka, saya yang terkena tambalan plester di tangan.
Lama ga posting, sekali hadir ngomel… *geleng-geleng*
Atas nama anak muda *berasa muda*
Saya minta maaf ibu, kami berjanji akan menjadi lebih baik… Bertanggung jawab, peduli sesama manusia dan alam, serta olahraga… (yang terakhir masih perlu mikir-mikir)
waduh hajar aja dah anak muda kayak gitu
ikutan prihatin Mbak…
apalagi kalo liat anak muda yang gila ikutan genk motor dlsb, makin eneg liatnya; sok jagoan tapi beraninya rame-rame
tapi jangan salah, mbak…masih banyak juga yg punya moral bagus. Malangnya, mereka yang bagus ga pernah berkoar dan pasang papan di dadanya, sebaliknya yg kelihatan justru yg jelek2 itu….
yah itulah hidup..orang yang salah bisa jadi benar dan sebaliknya pula..emang terlihat sangat tidak adil terkadang..tp syapa yang bisa disalahkan?rakyat kah?sejujurnya dengan tingkat kesejahteraan seperti sekarang, tentunya mereka akan berbuat apa saja utk hidup..atau para pemerintah?yah ada lah beberapa yang suka menyalah gunakan kekuasaannya?atau dr tv?banyak para wanita joget2 memperlihatkan pusar?kemanakah moral dan budaya bahasa Indonesia yang dari dulu sudah dikasih tau sejak masuk TK?
Yah memang sebaiknya dari pada kita mempertanyakan syapa salah?apakah masing2 diri kita sudah benar?sebelom kita mempertanyakan moral seseorang..ada baiknya kita berkaca diri..apakah kita sudah bermoral?dan apa itu moral?
Bu saya termasuk anak muda yang membaca tulisan ibu, & banyak yang bilang saya juga termasuk anak yang kece loh *halah*
Maen2 dong Bu ke blog saya tuk melihat sisi lain anak muda Indonesyah *malah promosi*
mampir liwat, mampir baca, lagi iseng mbuka blog dibawah wordpress. selamat berkarya.
Untung saya sudah mulai tua sehingga bisa ikutan ndamprat anak-anak muda yang miskin moral itu.
Haduh, jadi tertohok membacanya..
*merenung…
Tapi, tapi..
Yang tua juga jangan diem aja donk.. Jangan cuma banyak diem berdzikir buat bekal mati, kita-kita ini kan juga perlu contoh yang baik..
Ah, tapi overall, tetep orang mudanya (termasuk saya) yang ge bener..
*merenung lagi..
Saya setuju dengan mas hedi. kenapa anak muda yang selalu di salahkan, saya kira jangan hanya melihat dari sis jeleknya saja padahal banyak anak muda yang bertanggungjawab, sukses dan berhasil itu tidak kelihatan kemana? saya anak muda, bukan berarti saya membela diri, jujur kalau saya melihat antara anak muda dengan orang tua sama tidak jauh beda. memeng orang tua menganggap bahwa dirinya selalu benar dan tidak punya salah padahal anggapan itu menurut saya salah itu yang terjadi. anak selalu dituntut tetapi orang tua tidak mau mengerti apa sebenarnya keinginan anak, jika orang tua dengan anak saling komunikasi saya kira tidak akan terjadi hal-hal yang bersifat negatif.
Saya masih anak muda, dulu waktu muda sekali saya pernah nubruk orang ( mahasiswa ) dengan mobil saya berkecepatan 80km/jam…. orang itu terbang melayang 10m lebih, motornya remuk hancur…..
Saya masup kantor polisi, abis itu insap deh, dan sampai sekarang masih terngiang kalau saya nyetir mobil….. suka kagok kalau mau nyalip ke kanan….
[...] bu Dokter Gadis Palembang Neng Chika Islam Feminis Retorika Pak Musoddiq Kopral Geddoe Mas gantenK ToB BIL Neng Grace [...]
waaah udah lama ga mampir,.. hmm iya anak2 muda sekarang kebanyakan moral nya udah pd amburadul seperti kurang didikan gitu, rasa2nya pendidikan moral di negara kt ini tuh makin hr makin jelek ajaaa,… sebeeelllllllllll,……….
Wah, udah lama ga mampir jadi kangen.
Iya, moral anak muda Indonesia emang menurun drastis dalam 10 tahun terakhir.
Yah, itulah efek negatif teknologi terhadap anak muda.
)
(Halah, kayak saya ndak aja
bu doktel, kyknya satuan hb bkn pke mmHg, tpi g/dl.
klo mmHg tuh bwt tekanan darah bu.
tpi gpp lah, mungkin ga pnting,,
yg pnting adalah inti ceritany ya bu..
v(^^)
“Love u all anak Muda….
ibu2 STW yang ndeso dan gaptek…”
wooo, ibu ibu ndeso kok tongkrongannya cowok ganteng pinter dan seksii….
waduuhh,, maap.. salah logiinnn,,, nomer 31 ituh sayah..
lha saya pernah naek motor lagi lampu merah. berhenti trus satu kaki turun… eh “sengaja” dilindas ban motor sebelah karena buru-buru ngapain gak tau… jamane sarwa kemrungsung
[...] it down now) Disease’s growing, it’s epidemic I’m scared that there ain’t a cure The world believes it and I’m going crazy I cannot take any more I’m so glad that [...]
anak muda sekarang kan terobsesi jadi anak gaul. kalo gw sih emang udah gaul(hem, males banget. maklum lgi gak beres). hehe. makasih ya bu, udah ngasih comment.
“Sejak pulang ke indonesia aku bangga melihat anak2 muda pinter-pinter, aku juga bangga sama anak muda yang perduli sesama seperti kalian para blogger…”
Untung saya juga blogger, jadi boleh sedikit berbangga, lagipula saya ngga pernah ngebut, sumpah
saya jadi anak muda malah seneng kalo bangsa ini punya ibu-ibu yang berpikir seperti “ibu seharusnya”
Makasih buat perkenalannya lhoo bu ..
Semoga Ibu nya Ibu Evy segera membaik kondisi nya
-Leksa-
Wah anak muda zaman sekarang memang … (eh aku masih muda apa sudah tua ya … :p)
Dibeberapa hal, anak muda memang harus berubah!
Salam kenal Buk…
HOOO saya jadi malu kesindir..
Makasih lho Bu.. sudah diingatkan
Salam Kenal
O_O” Aprilia
aku anak muda ga kaya gitu loh…
walau aku juga seneng ngebut dengan mobil butut ku…
tapi ga di jalan raya.. apalagi jalan kampung…
hehehehe…
prinsip aku, kalo mau mati ya sendiri-sendiri, jangan ngajak2
Tenang bu, yang ibu lihat itu hanya gelombang di permukaannya.Nampak keruh kecoklatan dan menjijikkan.Jutaan anak muda yang bermoral kebanyakan menyelam menghindari hiruk pikuk pergaulan dunia di atas sana.Mereka lebih memilih bertapa, nun tinggi di gunung tanpa batas.Mencoba merenung, sambil menunggu saat yang tepat untuk turun gunung.Mengamalkan ilmu dan bisa membuat orang-orang seperti ibu yang luar biasa ini, bisa tersenyum dan berkata “kalian memang anak-anakku”
kemiskinan moral anak muda disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah karena “borosnya” moral orang tua. ingat boros pangkal miskin.
Boros dalam artian boros waktu untuk masalah perkembangan fisik saja, mereka tidak begitu memperhatikan secara intensif perkembangan anak-anak mereka. banyak para orang tua yang cuek terhadap perkembangan psikologis anak-anak mereka. mereka hanya memonitor perkembangan fisik anak saja. kalo dilhatnya perkembangan tubuh anak bagus, tidak ada cacat disana sini, maka si ibu bilang kalau anaknya tumbuh dengan baik tanpa memperhatikan perkembangan mental psikologi mereka.