Sebelum memulai, kepada yang berpikiran picik dan parno dimohon untuk tidak meneruskan membaca.
Ih..ih…geuleh…jijay surijay, ngguilani, ngomong apaan sih? Ga mau denger ah…ya..ya.. memang berbicara tentang SEX sering dianggap tabu. Padahal sebaiknya pengetahuan SEX itu harus dimiliki, karena SEX adalah kebutuhan dasar atau Maslow Level satu yang tidak bisa dihindari seperti makan, minum, bernafas dll.
Tubuh makhluk hidup memang sudah di design sedemikian rupa oleh Sang Maha Pencipta, termasuk organ, hormon penunjang aktivitas SEX yang bagi manusia selain untuk meneruskan perkembangbiakan juga berguna untuk kesenangan hiburan yang….gleek, bahkan pengen ke Surga 70 ribu itupun UUPS (Ujung2nya pengen Sex).
Aku sempet speechless waktu anakku bertanya “Mom, I want to know where did I come from, did you guys having sex and kissing arround?” Waaks…apakah sebagai orangtua kita mengancam anak tutup mulut atau didiamkan saja sementara keinginan tahu itu akan terus berkecamuk di kepala mereka, lha untunge aku ini dokter yang punya buku anatomi jadi aku berusaha menjelaskan dengan bahasa yang bisa di pahami oleh anak2.
Menurutku pelajaran tentang sex itu sebaiknya memang di berikan sedini mungkin, tentunya berdasarkan level usia. Lebih mudah untuk mencintai dan menerima dan mempertanggung-jawabkan keadaan tubuh kita bila kita benar2 mengetahui seluk beluknya.
Pengetahuan tentang alat kelamin, sistem reproduksi, coitus, kerja hormon, mengerti apa, kenapa dan bagaimana horny itu dan cara pengendaliannya. Sex yang sehat itu seperti apa? Seni bercinta Kamasutra dsb, merupakan hal mendasar yang penting untuk di ketahui agar remaja, suami-suami maupun istri-istri mampu menjaga dirinya dari sex abuse dan memahami, mengendalikan serta menikmati aktivitas sexualnya.
Aku kasihan sama anak2 perempuan yang putus sekolah, disingkirkan dari pergaulan dan di hujat dan bahkan di cap ahli neraka karena hamil akibat “kecelakaan”, akibat ketidaktahuan pengendalikan sex, sementara anaknya di label “anak haram” (Ataghfirullah kok tega ya..?) apakah anak lain ada sertifikat halal dari MUI? Padahal banyak juga temen2nya yg ngatain itu mungkin juga having sex, cuman lebih pinter parahnya merasa dirinya suci yang penting masih perawan. Itu salah satu akibat kurang pendidikan SEX, sehingga penghargaan terhadap wanita hanya sekedar dari selembar selaput dara bahkan ada yang menganggapnya sebagai segel..halah. Di US ada sekolah khusus untuk anak2 yang sedang hamil, di Indonesia aborsi dan putus sekolah merupakan jalan keluar yg tidak sehat.
Bila hasrat sexual berdenyut2, tidur tak nyenyak makan tak enak, guling2, push up, sikap tobat kepala di bawah kaki diatas serta aktivitas fisik lain mapun puasa tidak bisa membantu sementara jalan penyaluran lain seperti masturbasi dianggap berdosa dan bisa menghitamkan jidat, jangan malu2 pergilah ke dokter dan konsultasikan, barangkali anda akan mendapat input cara mengontrol makanan maupun kegiatan untuk menjinakkan hasrat tersebut.
Solusi menikah, ehm…sebenernya menikah itu adalah suatu komitmen bersama untuk membangun masyarakat kecil, jadi bukan sekedar ajang penyaluran aktivitas sexual, bila memang sudah ada calon yang ikhlas lahir bathin, ya silahkan go ahead. Seperti dilingkungan kotaku ini rata2 mereka menikah umur 20-an saling bahu membahu kerja sambil kuliah. Tapi untuk mempunyai anak sebaiknya dipikirkan lebih jauh lagi, kita semua pernah jadi bayi meski tidak pernah minta di lahirkan, tentunya kita hadir kedunia bukan sekedar hasil horny dan ”ngecrot” ayah kita khan?
Diharapkan atau tidak di harapkan bayi itu kelak akan jadi manusia hidup seperti kita sekarang. Jadi poinnya adalah bila ingin punya anak harus benar2 bertanggsung jawab dan dipikirkan masa depan anak tersebut agar jadi manusia seutuhnya yang lahir karena cinta, dididik dengan cinta sehingga dirinya mempunyai kemampuan untuk mencintai baik kepada Penciptanya, dirinya sendiri serta lingkungan sekitarnya.
Jangan terlalu innocent, anda bisa menjadi mangsa Sex abusers yang sering memakai kata “CINTA” untuk membuat termehek-mehek atau berlagak menjadi teman curhat atau bahkan guru spiritual menawarkan solusi masalah anda. Jadi mari belajar SEX, karena SEX itu normal bukan porno, definisi porno menurutku adalah penyalahgunaan SEX baik aktivitas ataupun organ2nya untuk tujuan tertentu, bisnis atau perusakan moral misalnya. Menurut anda bagaimana?
Bila ingin tahu lebih jauh masalah SEX, silahkan tanya Cak Moki atau Dr. Boyke beliau-beliaulah yang lebih kompeten menjawabnya.








Kebanyakan masih bingung,bu. Bagaimana menjelaskan tentang seks ke anak2. Mungkin perlu disampaikan tips/caranya.
Kebanyakan orang2 berpendapat, ndak dipelajari juga bisa sendiri.
Waduh,, Ma sih termasuk tolol berat kalo dalam bahasan ini,,
Iya tuh bu,, yang ampe kejadian “anak haram” itu biasanya yang kurang “profesional”,, malah yang laen maen pura pura ga tau aja,,
pelajaran sex itu penting… kalo kita ngga tahu apa-apa/lugu/cupu ato whatever… yaaaa betul kata ibu… ntar jadi mangsa “sex abusers”
emang pendidikan sex masih dikasih emblem porno & cap tabu ya ????
Aku mau nanya, sedini apakah penerangan sex kepada anak-anak?
sejak sebelum dia nanya, atau sejak dia nanya?
Budaya indo dan amrik juga beda.
Di Amrik lebih baik berhubungan badan dulu, nikah belakangan, nah kalau di Islam kan hukumnya juga jelas kebalikannya.
Hidup itu pilihan, silakan pilih, dua-duanya ada resikonya.
gimana vie? kapan pulang?
Evi…. dulu waktu umur belasan,, saya pengennya tahu bot itu, saya beli 2 buku tentang hal-hal tersebut!!! Yang nulis 2 buku tersebut 2 dokter juga… Jadi lumayan bisa dipercaya… LUpa aku judulnya… yang pertama N gak ada ayatnya disitu… Jadi tambah seneng aku… Ilmiah gitu lah katanya… tapi yang kedua dikit berayat n lumayan ilmiah juga kayaknya
halah ngomong apaan sih aku… OOT ya?
Hello….
Hi…
Hai…
Hei…
Hoiiy…
*say hello nya udah ya bu…
*
Kenapa yah pakai istilahnya “Sex” kok gak “Reproduksi” padahal orang melakukan Sex belum tentu bertujuan untuk reproduksi, betul apa betul ?
dianggap ntar jga tahu sendiri itu kesalahan iya klo yang kasih tahu orang bener klo kena yg sex abuser, mereka tahu khan cari tahu kenapa ga kita sebagai ortu yg memberitahu? Klo aku sih sama anak2ku terbuka, mereka selalu bertanya sama aku dan aku berusaha menerangkan klo perlu pake gambar atau ilustrasi.
jangan tolol2 ma, hihihi ntar di kadalin ama orang lho mending klo cuman dibikin pipi-nya merah…
ya gitu deh, kenyataannya
hallow teman lamaku…hihihi…
menurutku di mana2 orang itu sama kok de, kata sapa di US ini hubungan badan dulu baru maried, ga juga… lha klo diindo dijamin maried dulu baru hubungan badan jd ga usah belajar sex? Bukan disitu poinnya de? Sex itu bukan sekedar urusan hubungan badan, kebersihan, sampe poligamy itu pun sbnrnya bisa dikendalikan dengan management hasrat.
Sedini apa? ya sebenrnya dr balita anak2 pun sudah ingin mengenal organ sexualnya ada fase tersebut, kadang orang tua yg melarang2 anaknya menyentuh organ-nya sambil mengatakan jijay itu salah membuat dia merasa dirinya ga berharga, lebih baik di beri penjelasan yg bisa di terima dan jangan begitu saja dihentikan.
udah pakar dong…;)
yuhuuuiiii….udah2 cukup hihihi
ya ga sama mungkin reproduksi itu sistem dan organ, sedang Sex itu ajective kali yee… hwahahaha… having sex biasanya to get fun…ah uh… kek nya belum pernah denger yg nawarin istrinya “lets we make a children and having reproduction” hwahaha emang mesin pencetak bayi..
“sex is like sofware…
it`s better when it`s free”
kata Linus Torvalds sihhh…
… sementara anaknya di label “anak haram” (Ataghfirullah kok tega ya..?) –> Bu Senyum, ini sedikit catatan ya :
Anak Haram…. Mesjidil Haram…. , Tanah Suci, juga disebut Tanah Haram,….Babi Haram….
Haram : yang (seharusnya) ditinggalkan, dilarang.
Terpahami haram sebagai sesuatu yang buruk. Saya tanya sama ust :
“Ust, kenapa disebut Mesjidil Haram, opo neh artinya mesjid yang haram !? (astagfirullah)…”
“Bukan atuh, Tanah Haram artinya yang boleh di tanah halal, tidak boleh dilakukan di tanah haram. Jadi artinya diharamkan itu ditinggalkan dari perbuatan yang tidak dibolehkan. Tanah Haram di Arab Saudi ada dua, yaitu di Mekkah dan Madinah. Dua-duanya Tanah Haram, juga berarti tanah yang disucikan (suci dari pelanggaran) –>Al harammain…..
Babi haram… tidak dimakan, babinya ditinggalkan… dijauhi.
Tanah Haram, adalah tanah suci. Di tanah halal boleh, di tanah suci tidak boleh… (dilarang). Saat haji dilarang berburu, memotong rambut saat haji, memotong tanaman.. dan lain-lain yang jika dilakukan kena dam (denda).
Anak Haram, silogisme : anak yang ditinggalkan (dari proses) seharusnya sehingga terlahir tersia-sia …..
Bahwa seharusnyalah yang haram itu yang ditinggalkan, bukan merujuk pada anaknya, tapi pada sebabnya. Duh kasian anak haram, anak yang ditinggalkan, yang terlahir karena sebab yang tidak dikehendaki oleh pelakunya.
Jadi haram artinya juga suci…
Maaf kalau keliru… tapi di Indonesia, memang secara tidak sadar kita terpeleset dari pengertian yang sebenarnya atau yang dikehendaki dari kata haram.
wah…postingan yang bagus. menjawab postingan saya yang sebelumnya
kasih tipsnya donk bu, bagaimana cara
mengenyahkanmenghindari pria-pria haus sex…Eh tahu nggak vie, pernah anak perempuanku kelas 3 sd nyeplos pas ada tamu,
gini nih ceplosannya , “pak, mbok ibu dihamili, aku pengin punya adik lagi nih”
waaaaks, aku diem aja, bingung mau jawab apa.
itu adalah salah satu yang perlu dipikirkan dalam pendidikan itu. Memang istriku biasanya cerita tentang asal mula bayi. tapi belum tuntas kali ya?
Ah…Sex Abusers sih sudah menjadi makanan sehari – hari bagi para generasi membosankan, hanya saja, masih secara tersirat. Jadi belum terang – terangan. Begitu…
Kalau masuk akismet tolong di-recover. :O
Wah mbak, jaman saya masih kecil dulu, waktu kakak saya hamil, saya ikutan baca ayahbunda aja ga boleh, katanya majalah orang dewasa, ampe sekarang jadi malu baca2 yang berbau2 reproduksi gitu
sampe2 dokter kandunganku aja ngetawain pertanyaanku
*hehe terengah engah* baru pulang kampung sich jadi yang beginian ahh susah saya ngomongnya heheheh
Bu evy : SEX adalah kebutuhan dasar atau Maslow Level satu yang tidak bisa dihindari seperti makan, minum, bernafas dll.
hahh??
ga makan, ga minum dan ga bernafas kan bisa mati. karena itulah disebut kebutuhan dasar. trus itu disebut kebutuhan dasar. berarti ga melakukan itu bisa mengakibatkan kematian dong
[...] tidak salah merasa (maaf jika saya terlalu sensitif) saya melihat kemarahan dalam tulisan ibu Evy. Lantas, apakah marah itu salah? Tentu saja tidak! Kita memang seharusnya marah tapi tidak kepada [...]
Sex…..kalo gw paling juga sexphone
“Pak… Pak… Datang bulan itu apa ya..?”
*nyomot dari iklan*
Ahahaaaa… Shan-in masyih muda, nggak paham banyak hal yang kayak beginian. Habisnya nggak pernah nanya ortu dan ortu pun diam aja.
jadi teringat kisah seorang anak yang bercerita tentang primal scene
orangtuanya.
betul Bu, seks itu normal tapi menjadi tidak normal kalau disikapi dengan otak yang “parno” dan menyimpang.
ck..ck..ck…!!!!
* buka-buka kembali serat centhini*
yang aku bingung kalo ponakanku bertanya, dia itu bakalan ngerti gak bahasa yg aku pake ? umurnya 6 th
dia nanyak ; tante kok gak ikutan berenang ? aku jawab lagi haid.
haid itu apa ? aku jawab dg bhs sesederhana mungkin.
kalo mamanya ngejawab ; ‘pipis’nya lagi dibersihin ama allah….halah makin bingung ntar, kok sedang dibersihin gak boleh berenang !
aku mah cuwek aja jawab, lagi berdarah sayang, ntar kolamnya ikutan merah kekekkekk (sambil unjukin sanitary padnya)
btw, menurut aku (keburu) hamil diluar nikah sih bukan ketidak pengetahuan akan sex, tapi udah horny hihihi…so, gak sempat masang kondom atau minum pil. yg dipikiran mereka, pikirkan nanti aja deh, yg penting sekarang enak dulu
Wah aku ga bisa bayangkan kalo misalnya aku punya anak dan anakku tau2 nanya seks itu apa. Waduh harus dipersiapkan tuh mentalnya hehehe.
hwehehehe….juga, mo jd guru mbok?
waks…mau yg gratisan? Ini neh contoh sex abuser hihihihi
Trimakasih pak Agor jadi anak haram itu adalah anak yg terlahir akibat perbuatan yang tidak di perbolehkan, gitu khan pak? Anaknya mah mo lahir di manapun dalam keadaan apapun tetep aja suci a to pak? Tapi label itu kok sampe katanya anak haram itu bukan anak bapaknya dan ga berhak dapet warisan, apa bener pak?
tips-nya tanya ama sumbernya langsung aja yak? Hayyo ngaku sapa yg haus sex… kasih tahu tips menghindari kalian hehehehe
hahahaha gpp berarti pinter… drpd yg bilang pak beli bayi di took yuuk…
maksudku gini, anak2 harus diberi pendidikan agar menghindari orang2 yang suka memanfaatkan kepolosan mereka
sekarang jamannya beda Nung, anakku malah nonton discovery health proses kelahiran bayi…ya ga pa pa biar ngerti, itu pengetahuan kok.
tarik nafas dulu kang hihihihi….
iya kematian tidak langsung misale kena stroke atau penyakit jantung, atau bahkan gegar otak gara2 jidatnya di pentok2in nahan nafsu hahaha…(yg ini becanda)
Waks…mahal tuh…kok demen sih di kadalin doang…ama orang yg cari duit pulsa, sex abuse.
Nah kebanyakan ortu emang spt itu, dianggap ntar juga tahu sendiri, keknya mulai sekarang anak2 harus sudah di beritahu agar bisa jaga diri.
Itu khan namanya sex abuse yo bang?
opo iku serat centhini pak?
Ya tapi anak2 yg di Indo itu emang ga tahu klo mestinya masang kondom atau minum pil….karena orang tua mereka ga pernah ngasih tahu, itu tabu dan ga boleh pokoknya having sex, sementara anaknya ya bener kata Dian yg dipikiran mereka, yg penting sekarang enak dulu… begitu hamil ya panik… trus aborsi banyak yg mau Bantu kok, serem khan?
betul musti tahu jawab apa…
Iya Bu Evy… , kalau mengenai harta warisan… saya tidak punya kompetensi sama sekali. Setahu saya, yang memiliki hubungan kekerabatan dan atau hubungan darah yang memiliki hak waris (termasuk mertua, jika menantu meninggal dlsb). Apakah anak yang dilahirkan di luar pernikahan (tapi kemudian menikah) mendapat hak waris, saya kurang tahu apakah ada kesepakatan ulama, atau dan lain sebagainya. Namun, dalam Islam, anak angkat setahu saya tidak punya hak waris (tapi kalau dikasih selagi pemilik harta masih hidup) tentu tidak masalah. Allah mengaturnya begitu. Tentu ada yang tdk kita mengerti mengapa Allah mengaturnya begitu.
Kalau merujuk pada al Qur’an, yang lebih berhak adalah yang memiliki hubungan darah. Tidak ada penjelasan yang agor tahu mengenai di luar nikah, diurus atau tidak, dan lain sebagainya. Jadi menurut silogisme agor, ya berhaklah… (kalau memang bisa dibuktikan hubungan darah ini), bukti :menurut ilmu atau menurut pengakuan….
Wallahu’alam …
… … … berhubung mode otak ngeres saya gak pernah off, maka kali ini , no komen
coba mbak, di bahas cara2nya gimana biar aku juga bisa ngerti…aku juga bingung tentang sex education nih ke anak…
Nah itu dia mbak..aku gak abis pikir ama orang2 yang udah tau situasi dan kondisi nya gak memungkinkan buat ngebesarin anak ..malah tetep ber-anak ..
gimana gak makin banyak tuh anak jalanan di jkt..
aku gak nyalahin anak2 itu koq..cuma sebel aj ama orang tuanya yang tega2nya ngebiarin anaknya berkeliaran di jalanan ..well kecuali yang ‘kecelakaan’ sieh ..
duh lapar.. *lahhh*
That’s right, Ma’am.
Jangan biarkan anak mencari tahu sendiri, bisa tersesat nantinya. ^^
(Shan-in sesat apa nggak ya…?)
terimakasih atas penjelasannya, aku cuman ga suka istilah anak haram itu, kasihan sama bayi-nya, wong lahir ga minta to?
padahal aku ga ngomongin hal yg ngeres sama sekali jee
sebenernya dr. Boyke yang lebih kompeten deh, ntar cobain ke eb beliau, klo aku ngomong ke anakku ya terbuka aja aku ajak diskusi dan aku kasih lihat buku anatomi-ku biarin lihat gambar telanjang nggak merasa aneh, toh bukan pornografi
iya anak bukan korban nge-sex bebas yg harus menanggung lahir mbrojol ke dunia tanpa situasi yg kondunsif untuk tumbuh… orang2 itu mikir napa yaa… ga bisa klo ga dididik
klo tersesat nanya ama aku aja hehehe ga bakal menyesatkan kok… ya klo tahunya dr org yg belum paham juga bisa tersesat dua2nya…be careful yaaa…
kenapa sex tabu dibicarakan mungkin punya alasan begini:
dulu… orang berkata SEX = bercumbu
sehingga bicara sex sama seperti berxxx di tempat umum….
sekarang SEX /= [tidak sama dengan] bercumbu tapi seputar organ yang terorganisasi baik di pria maupun di wanita plus urat2 syarafnya.
sehingga bicara sex di tempat umumpun boleh
pertanyaan saya: kalau mau bicara sex = bercumbu dimana dong?…….. di sekolah di rumah pada anak-anak kita atau di special place…
(skedar posting coment yang belum dibhas sebab kayanya sudah lengkap sekali … maklum kebagian di gerbong 34)
Evy, saya sangat suka memperhatikan anak-anak saya. Dari merekalah saya memahami bahwa sex itu sesuatu yang sangat spiritual
*sambil melambai-lambaikan tangan*
*hmm.. ternyata bukan orang pertama yang nyalamin*
halo juga sex.
yang tabu itu kalo ngesex asal-asalan mba.. hehehe..
butuh cinta, kasih sayang dan tanggung jawab didalamnya, kalau tidak ada hanya hambar terasa dan hanya berasa aktifitas yang memerlukan daya dorong dan daya tarik yang cukup besar.
untung koleksi kemaren belum dipada diapusin.. harus belajar llebih giat..
Sex bukan hanya penyatuan tubuh, tapi juga jiwa, perasaan, hasrat / keinginan, emosi. Tujuan sebenarnya mulia yaitu untuk mencapai kesempurnaan hidup. tapi no comment dech kalau disalahgunakan.
sex itu perwujudan cinta yang suci *jangan tanya arti cinta, ane gak tau*.
salam
Wahahahah…kedokter wanita yang cantik…sih di kasih solusi tepat…hehe…tapi sering-sering nanti malah..di kira buka praktek lain…kalau ke dokter pira…ini penyimpangan…
Solusi jitu untuk …masalh denyutan…Salurkan saja,.,gak usah malu2… he he…gak ada rotan akarpunjadi….
pesen simbah…
1, jangan memaksa
2.usahakan menikah
3, jangan pakai sabun..penyalah gunaan produk
4,jangan ke pelacuran…hati2 penyakit
5,jangan sesama jenis…susah dan gak nyambung
kata temen gw..bukan promosi ya…banyaklah mimpi basah..kalau mau tidur berdoa sama tuhan..minta mimpi basah…lawanya terserah deh..mau artis..politikus..tukang jamu ok…
biar di acc minum susu Element apa ELMAN ya? kadar proteinya tinggi jangan olah raga di jamin.tiap malan ….banjirrrr
Hehehe…lucu tetapi benar.
Eh omong2 masalah sex ya itu emang rada2 susah kayaknya…
Budaya kita terlanjur ngecap omong sex itu sebagai suatu hal yang tabu…saru
sehingga pada akhirnya anak2 berusaha mencari jawaban atas kepenasaranan mereka dengan cara yang tidak tepat
bu evyy…………saya jadi melongo baca postingannya ibu
gak ngira…ternyata pengetahuan tentang SEX dan seluk beluknya itu mahal!
Ya mahal untuk sebuah masa depan, untuk memaknai sebuah persepsi yang banyak disebutkan diatas…
ah, nampaknya saya harus sering2 mampir blog ini untuk menambah pengetahuan
Iya, sekarang anak kami masih kecil jadi belum bisa tanya apa-apa, Tapi memang perlu disiapkan juga jawaban yang tepat dan sopan bagi anak-anak kita
bs banyak yg nyasar nih ke halaman ini..eit saya dtg dr bloglines kesehatan lho bu..
seni kalimat utk penyampaian pendidikan seks mungkin perlu diulas lg.. (silakan utk ide tulisan selanjutnya..siapa aja bole..)
uu kesehatan ttg aborsi sptnya jg sedang ditinjau kembali..legal jika sesuai indikasi medis, tp perlu ijin dari pemuka agama, konsulen psiko, dll
masih dilematis bu dokter, kalau saya mencoba berdiskusi dengan teman2, masalah yg satu ini
. Padahal seh pengennya supaya tidak terjerumus pada hal2 yg negatif dan memberikan pencerahan.
walau dengan sedikit canda dan gaya yg sangat halus sekalipun, masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat kitabisa2 saya jadi terdakwa orang yg suka gituanIdem Dani,
Yang susah itukan seni penyampai-annya. Dan nggak ada standar baku-nya lagi
Stuju juga kalau di ulas. Bisa jadi bahan referensi buat yang lain yang kebetulan punya masalah dan kondisi yang mirip.
aku copy dulu ya mom,
ntar di-telaah di rumah
thx
yup memang betul, pendidikan seks pd anak itu sangat penting. makanya para orang tua hrs menyiapkan diri. jika sewaktu2 sang anak menanyakan ttg hal2 yg bersinggungan dengan seks, mereka tdk akan terkejut dan siap dg jawaban yg masuk akal bagi anak2. tp sebenarnya kl kita cari2 artikel di internet ttg pendidikan seks pd anak ada kan?? sy g pernah nyari sih…
Tanya sama dokter, jangan sama SETANTRON!!
Iya kan bu?
Kadang suka bingung, bu. Mengajarkan pengetahuan tentang hal ini kepada anak mulainya bagaimana ? Mungkin ada yang bersedia membuat panduan bagi para orang tua.
Pada dasarnya manusia emang gitu… Makanya jangan kayak gitu…
Kalo ada comment sebelumnya, tolong hapus, salah buka window(window lain lg post, dan ketuker buka window…)
[...] Boleh saja kalian lakukan itu berdasarkan pikiran kalian yang mengatakan bahwa, “kami masih belajar !“, ya. Dan sudah barang tentu apabila kita [...]
Hmmmm, pendidikan sex. Orang baheula juga belajar kok. Di India ada Kamasutra, di Jawa ada Serat Centhini, di pesantren slaf ada kitab uqudu-l-lijayn. Jadi mbak Evy jangan sampai di Amrik jadi tercerabut dari tradisinya ya mbak (maksudnya jangan kaget, “lho, ternyata sudah diajarkan tho?”.
Cuma perlu digarisbawahi perbedaan mendasar pendidikan seks orang dewasa dengan anak-anak. Konotasi terma yang sama untuk dua generasi yang berbeda ini merungsingkan. Pendidiak anak lebih berfokus pada pengenalan organ (dalam tradisi kita tidak ada tuch pendidikan seks untuk anak-anak, tabu!) Sedangkan untuk orang dewasa lebih kepada fungsinya organ, termasuk perawatan dst.
Hmmmm, memang anak haram itu tetap suci, tapi begitulah pandangan masyarakat yang susah dirubah. Disini perlu pemahaman agama dengan lebih benar, bahwa yang perlu dibenci adalah perbuatan pelakunya, bukan anak yang dihasilkan. Itu sama kasusnya dengan anjing dan babi. Najisnya anjing bukan berarti boleh dicincang. Haramnya babi bukan berarti yang membunuhnya berpahala. Perlu penegasan hukum bahwa menyiksa binatang, apapun jenis binatangya adalah perbuatan keji. Dan memgutuki anak haram juga perbuatan keji. Bukan begitu mbak Evy?
Sex? pelajaran yg sudah seharusnya ada di mata pelajaran
kalo utk pengetahuan, aku dan suami jg ngasih tau ke anak, tapi kalo utk becandaan yg gak perlu, memang aku kurang suka. Kalopun ada yg memulai dan aku didalamnya, biasanya antara teman wanita aja atau jika ramai2 dan risih, biasanya aku akan diem aja krn risih.
Utk hamil di luar nikah aku setuju ama Dian, bukan krn tdk punya pengetahuan. Kalo toh mrk tdk melindungi diri dgn alat pengaman, krn mrk malu atau takut utk beli.Soalnya kan mrk tau soal itu tdk boleh dilakukan sblm menikah, tp gak bisa nahan diri. Makanya ide ATM kondom wkt itu ditolak krn takut sex sblm menikah itu semakin spt dilegalkan krn anak2 yg blm menikah itu bisa ambil kondom tanpa perlu interaksi dgn penjual.
asyik, lanjut Mbak *kedip-kedip kata mansup*
@ cK,/b>,
Haus sex? emangnya minuman …
Sex…
betapa indahnya hidup denganmu…
betapa sepinya dunia jika tidak ada dirimu…
menarik …
Seks? Sejak batita dong
Ajarkan anatomi, kenalkan semua anggota tubuh dengan NAMA ASLInya.
Ajarkan apa yang sebaiknya hanya dilakukan di saat-saat tertentu (kan anak kecil reflek pegang penisnya tinggi tuh), bilang aja “Kalau mau pegang-pegang, pas mandi aja atau lagi di kamar sebelum pakai baju. Jangan ‘merogoh-rogoh’ di depan orang lain. Tidak sopan”.
Jorok? Jorok itu… kalau setelah menyentuh penis, lalu pegang makanan. Nah itu. Tidak menjadi jorok jika setelah pegang, lalu cuci tangan sebelum memegang APAPUN yang lain. Lama-lama kan capek sendiri bolak-balik cuci tangan hehehe…
Biasanya aku tanya, “Sudah exploring-nya? Gimana rasanya? Hati-hati jangan ditarik, nanti sakit. Sekarang pakai celana, ya” sambil senyum-senyum.
Ajarkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan orang lain. “Bagian ini tidak boleh dipegang-pegang orang lain kecuali ayah-bunda atau kalau kamu sedang dibantu istinja”.
“Ahem. Sayangku, bunda tahu kamu menikmati menyusu. Tapi bunda dipeluk aja ya, jangan dipegang-pegang ’satu’nya. Bunda ngga suka”.
Susah? Susah, namanya juga anak kecil. Sering lupanya daripada inget. Tapi lebih mudah diajarkan dari kecil, ketimbang udah gede baru ‘dikoreksi’.
Halah komentarku masuk moderasi (atau Akismet?). Gara-gara ada kata ‘mr.P’ kali ya
Ngomongs bun, Pr4mur titip komentar. Katanya ngga bisa buka posting ini karena di-blok sama admin kampus. Jadinya seluruh posting ini disalin-tempel di halaman instant messenger
Begini titipannya:
—
Numpang nimbrung nih Bu…
Dulu saya pernah tanya ke tetangga “Bude, Laurier itu untuk apa?” Terus beliau jawab “pembalut luka” sambil ketawa-ketawa.
Saya pernah tanya ke Ibu saya, “Bu, aku lahir keluar dari mana?” Beliau berkata “Dari pantat” dengan mimik serius dan tanpa dosa. Bagaimana ini Bu?
—
*gubrak*
Kurang lebih sama, jadi kalo kita menemukan gambar [maaf] wanita telanjang di pinggir jalan itu belum tentu porno ya. bener nga’ sih ?
@ bu lita
*ngakak
sampe terkentut-kentut*judulnya tu yah , ternyata…
Dimana2 boleh aja pak, asal konteksnya masuk, gimana niatnya aja ya khan?
gimana tuh yg spiritual pak?
nah itu dia yg harus ditekankan, bener ga?
Jadi klo yg ga pake cinta itu namanya apa mas?
tertawa terguling2 baca komen simbah, sering pake akar ya mbah…kekekekekek
nah ituyg bahaya khan?
monggo2 silahkan sumbang saran juga yaa…
Betul sekali bu…
Waah salah tag ya ? Kukira sex, itu masalah kesehatan juga hehehe. Nah ada kesehatan khan aborsi itu.
nah mending bicara tapi tidak melakukan to? drpd diem2 akhire terjembab.
silahkan bantuin ngulas mai..
silahkan
iya mbak, bantuin dong
hooh setantron?
nah khan?
gitu ya, makanya jangan suak bgituan hahaha
Setuju
bener paling ga kelas 6 SD
terimakasih sharingnya mbak…
iyo cak monggo di lanjut
hiks
apanya yg menarik …?
Nah ini bagian bu Lita ya…;)
hwahahaha pramur keluar dr pantat…kek ayam dong…mamanya bertelur?
*gubrak*
Kurang lebih sama, jadi kalo kita menemukan gambar [maaf] wanita telanjang di pinggir jalan itu belum tentu porno ya. bener nga’ sih ? ya klo tujuannya bisnis ya porno kecuali klo ikan
hooh
*ngakak sampe terkentut-kentut*
judulnya kenapa? emang sex itu porno?
SEX..
sampe sekarang kalo nonton tivi aja pas adegan ciuman disuruh merem kok sm orang tua..
Padahal udah gede begini,,akhirnya ya tau dari sumber lain yang blm tentu dapat dipercaya..
Hasilnya? ya
mental selangkangan™kayak sekarang ini lah..jago sendiri..eh, salah…tau sendiri maksudnya..Hiks… Hiks…
Iyaaa, ma’aaafff….
I like kamasutra.
hi …
ikutan coment…
SEX(SangatEnakseXali hi hi hi…maksa …)
kebanyakn ortu kita ga ngerti apa itu edu sex…makanya yang mo jadi calon ortu banyaklah belajar About this….
untuk terhindar dari sex yang salah aku lebih ke spritual (banyak shaum, punya pacar adalah banyak mudharatnya..dan bergaulah dengan bu evi biar pinter..hi hi hi..)
makasi banget dengan segala infonya..
EVY:
Pengetahuan tentang alat kelamin, sistem reproduksi, coitus, kerja hormon, mengerti apa, kenapa dan bagaimana horny itu dan cara pengendaliannya. Sex yang sehat itu seperti apa? Seni bercinta Kamasutra dsb, merupakan hal mendasar yang penting untuk di ketahui agar remaja, suami-suami maupun istri-istri mampu menjaga dirinya dari sex abuse dan memahami, mengendalikan serta menikmati aktivitas sexualnya.
BM:
Ya saya setuju Kamasutra oops, seni bercinta seharusnya diajarkan dengan tepat, bukan para remaja nyari-nyari sendiri.
Salam
BM
http://bangsabodoh.wordpress.com
kapan2 konsultasi ya dok
Hmm, menurut saya sih yang penting itu sex education.
Pertama-tama sebelum ML itu harus kesadaran sendiri dan bukan paksaan, jangan terbuai gombalan2 dasyat, sebelum masuk ke aktivitas fisik mending langsung bilang “NGGAK” ke pasangan. Kalo pasangan anda emg bener2 baik, dia bakal berhenti, kalo ngga sih, tampar aja haha. Kalo uda masuk kegiatan fisik mah udah susah kalo saya bilang =\ .
Kedua, kalo emang Anda berjiwa berpetualang dan serba ingin tahu, paling nggak sebelum ML harus tau tentang safe sex! Jangan, sekali lagi jangan ambil resiko untuk having unprotected sex bung! (ato neng)
Just my two cents
Oh sama liat-liat lingkungan sosial anda dulu, apakah lingkungan anda bisa menerima kalau anda ML dengan seseorang. Kalo nggak, wah itu namanya social suicide.
wah,,, wi udah lama, ga blogwalking ni..
nice topic, anyway..
honestly, kita2 yang not a girl not yet a woman ini sering bgt ngebahas mslh ini..
curious and want to know bgt.. even a bit scarry jg..
untung wi kuliah di fk, jd ga buta2 amat hehe..
cuma ngasih tw buat cowok2..
virgin itu artinya blum pernah koitus sama sekali..
bukan berarti kl ‘ga berdarah’ = ga virgin
we do need sex education!
yang penting aman hehehe
*lah apa sih*
wah, tulisannya sungguh menginspirasi. Namun untuk konteks Indonesia agak susah deh menikah pas masih kuliah dan nyambi kerja, Rasanya nggak mungkin. agak2 impossible gitu
Wah ini pembicaraan yang benar-benar menarik. Jadi pengen tau kelanjutannya….
Emang bener sih…. apa yang dikatakan ibu ini, luar biasa sekali.
saya setuju tulisan ini sungguh menginspirasi. Buat2 blogger lain yang udah pernah menghadapi permasalahan seupa, share dong gimana cara menjawab pertanyaan seputar sex ke anak2. ..itung2 bahan jawaban kalo suatu hari mengalami peristiwa serupa
Saya sendiri pernah mengalami rasa penasaran serupa. Disuruh diam ketika bertanya arti “sanggama” pada ayah saya. Padahal saya menemukan kata “sanggama” itu di buku agama. Selama sekolah pula saya tidak menemukan guru yang berani menjelaskan apa ari “sanggama” di depan murid2nya….
Payah…
kaya apasih sex itu aku jadi penasaran
hehe.. good writing. pantesan si wadehel terinspirasi!
Eq kurang stuju neh..kalo diajarnya semenjak anak anak..soalnya anak anak tuh sring salah ngomong..ma temenya (pengalaman jaga ponakan)
saya lebih ke pendidikan spiritualnya — tp bukan tentang larangan larangan gt — and diajarkannya pada saat SMP-an gt..
trus lanjut SMA…
pendidikan spiritualnya yang membicarakan seks sbg energi gt !! (SMA)
dan pengetahuan bgmn seks bisa mempengaruhi pola pikir (SMP)
CMIIW
jangan terjebak kata kata selebritis, yang mengajari sex dini karena apa, biarkan berkembang dengan sendirinya pengetahuan sex tersebut, pagari dengan agama yang benar,secara alami atau kodrati manusia tanpa belajar akan tau sex,……
Agama juga tidak menyensor kata2 senggama, dubur, farji, serta yang lain2. Malahan mwajibkan tahu. Tetapi selayaknya hanya penjelasan sebatas kata-kata bukan dengan gambar. Tetapi hati2, bisa2 yang menjelaskan dan yang mendapatkan penjelasannya ingin tau lebih… He2x
Mantaaaaaaaaaaaaaap.
orang tua sekarang nggak mau ngajarin anaknya tentang pendidikan sex, mereka berpendapat kalo sex itu kan tau dengan sendirinya meskipun tanpa diajarkan…..
padahal kita belajar pendidikan sex secara otodidak sangat berbahaya….
bisa aja pendidikan yang kita dapat melenceng dari yang diharapkan…..
semoga kita nggak menjadi orang yang salah dalam memahami pendidikan sexs yang sebenarnya…..
wah klo masalah sex emang harus diberitahu sedini mungkin menurut sya coz biarpun gak kita kasih tau informasi yang anak kita dapat pasti lebih banyak pada lingkungan sekitarnya jadi gak usah ditutup2in apalagi biasanya klo ad pertanyaan aneh2 anaknya yang kna marah (malah semakinpenasaran dya)
jadi ya mungkin kita beritahu saja klo emang dya sudah bertanya tapi dengan bahasa yeng emang bener2 mereka bisas pahami agar jangan salah persepsi
nah disini biasanya maslahnya bagaimana cra menjelaskan yang sesuai dan dipahami oleh anak kita?(mohon pencerahannya)
coz dari yang sya lihat orang tua tidak mau menjelaskan karena mereka anggap hal itu masih tabu dan gak pantas untuk dibicarakan jadi anak2 cenderung mencari informasi sendiri dari pergaulan mereka
bagaimana cara menanggulangi air sperma yang keluar cepat?
Pelajaran sex kepada anak2 sangat penting, apalagi jaman sekarang ini dengan adanya Internet dan pengaruh pergaulan dengan teman2 sebaya yang justru bisa membahayakan. Artikel anda sangat menarik.
Orang tua jangan segan2 memberikan pendidikan sex kepada anak mereka sedini mungkin, sebelum terlambat!
Sex edukasi emg perlu dberikn pda anak sedini mungkin, namun perlu diperhatikn adalah sikon dan jg kata2 yg pas yg bisa dipahami oleh anak2 qt.
sex yang aman gmana y??
sex yang aman gmana y?? sex education emang penting banget